Sabtu, 25 Oktober 2014

SEPISAUPI

Bentuk Parafrasenya :

Sepisau luka sepisau duri merupakan bentuk suat luka yang sangat dalam yang pernah dialami, penggambaran dari dosa yang telah dilakukan dan membuat penyesalan yang mendalam,kerena dosa yang telah dilakukan membuat perenungan dalam kesendirian, ketika kesendirian itu yang dirasakan hanyalah penyesalan sepisaupa sepisaupi pelukisan akan pisau dan sepi seolah-olah kesendirian yang menyakitkan, sepisapanya sepikau sepi disini takadalagi sapaan kerena kesepian yang telah dialami, sepisaupa sepisaupi pengulangan kata ini adalah penguatan tentang kesepian, sepikul diri keranjang duri adalah siksaan kesepian yang dialami sendiri dan harus ditanggung olehnya tanpa seorangpun yang membantu, sepisaupa sepisaupi penguatan kesepian yang dialami terulang-ulang sampai akhir yang selalu mendramatisir kisah kesendirian ini, sampai pisauNya ke dalam nyanyi kesedihan akan kesepian selalu menghantui diri selamanya seakan-akan irama kesepian bagai lagu dalam hati.

Ciri - cirinya :

- Pengungkapan kata merupakan penggambaran suasana hati sang penulis
- Kata sepisaupa sepisaupi diulang bermaksud untuk mendramatisir kisah kesendirian penyair

SEPISAUPI

SEPISAUPI
Karya : Sutardji Calzoum Bachri
Sepisau luka sepisau duri
Sepikul dosa sepukau sepi
Sepisau duka serisau diri
Sepisau sepi sepisau nyanyi
Sepisaupa sepisaupi
Sepisapanya sepikau sepi
Sepisaupa sepisaupi
Sepikul diri keranjang duri
Sepisaupa sepisaupi
Sepisaupa sepisaupi
Sepisaupa sepisaupi
Sampai pisauNya ke dalam nyanyi

Selasa, 23 September 2014

Andai Ku Bisa

Andaikan ku bisa..
Kan ku bawa dirimu ke angkasa
Melihat bintang yang bertaburan
Melihat indahnya bulan saat malam datang
 Andaikan ku bisa..
 Kan ku hitung banyaknya bintang
 Agar kamu tahu
 Cintaku tak terhitung untukmu
Andaikan ku bisa..
Kan ku ajak kamu keliling dunia
Mengarungi luasnya samudera
Yang tak terkira
 Andaikan ku bisa..
 Ku bawa dirimu ke dasar samudera
 Agar kamu tahu
 Sedalam itu aku mencintaimu
Kasih..
Aku hanyalah manusia biasa
Semua hanya ilusi semata
 Mungkin aku tak sesempurna yang kamu pinta
 Tapi aku punya cinta
 Yang melebihi segalanya
Tapi percayalah kasih
Jika saatnya tiba
Kan kubawa kamu ke dalam istana
Istana cinta kita
Menggapai kesempurnaan cinta berdua
Bahagia untuk selamanya

Minggu, 07 September 2014

Aku Tanpa Mu

Seperti burung yang terbang dengan satu sayap
Mampu melintas awan tapi dengan rasa sakityang tak tertahan
Seperti gelap malam yang hanya ditemani bulan, tanpa bintang
Tanpa rasi yang membentuk gugusan gugusan indah
Mampu temani jiwa jiwa sepi meski tanpa keindahan sempurna
Seperti mentari yang kehilangan kekurangan cahaya
Tak mampu menghangatkan meski mampu tuk sedikit menerangi
Seperti aku yang kehilangan setengah nyawa
Masih mampu berdiri meski raga terlalu rapuh
Terselip segumpal luka dalam senyumku
Kehilangan yang teramat perih, perih, sangat perih
Tersiksa batin, tersikssa hati, tersiksa seluruh jiwa jiwaku

Bidadari Tanpa Sayap

Kelembutan hatinya membuatku terpana
Melihat keindahan rembulan
Sama seperti melihat keindahan wajahnya
Sungguh kuat dia menghadapi ini semua
Menghadapi keadaannya yang begitu nyata
Merasakan penderitaannya sendirian
Dan mengukur penderitaan di atas mimpi
Walaupun dia hanya bidadari tanpa sayap
Tapi kelembutan hatinya yang membuatku merasa seperti...
Berada di atas awan

Rabu, 20 Agustus 2014

Puisi Asmara

 SERIBU BINTANG
Malam ini
Malam yang kelam
Tiada yang bisa kulihat
Selain Seribu bintang
Mungkinkah awan di langit
Menurunkan hujan
Membasahi bumi
Menyirami tanah

Walaupun jauh ku menatap
Kelana..
Raut wajah mu tak ku lihat
Senyuman mu yang indah
Tak kulihat lagi
Hari-hari yang kulalui
Kini hampa tanpa dirimu
Ku tak bisa
Cintaku takkan kembali
Karena ia dipilih untuk
Orang lain

Puisi Alam

PESONA ALAM DIENG
Ayam-ayam mulai bernyanyi
Burung-burung  pun ikut bernyanyi
Saling saut paut
Menandakan adanya hari baru

Kususuri jalanan pagi ini
Dingin menusuk kalbuku
Angin yang berhembus
Semakin membuat diriku menggigil

Kupandangi sekitar
Begitu indah
Begitu tenang
Seakan aku hanya sendiri di dunia ini

Aku terpaku
Melihat eloknya hamparan pepohonan
Aku terpana
Akan indahnya gunung ini

Wahai pencipta alam
Kekagumanku sulit tuk ku pendam
Keindahan alam Gunung Dieng ini
Begitu sempurna

Seperti taman di surga
Membuat semua orang terpesona
Membuat semua orang terkesima
Keindahan alam yang tak pernah sirna

Kamis, 14 Agustus 2014

Pidato Tentang Lingkungan



Assalamualaikum wr.wb
Yang saya hormati Bapak Kepala SMP 1 BOJA .
Yang saya hormati juga Bapak dan Ibu Guru SMP 1 Boja.
Serta teman – teman yang saya sayangi.
Yang pertama, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kita kehadirat Allah SWT. atas rahmat dan karunianya kita dapat berkumpul di acara Peringatan Bulan Bahasa ini. Shalawat serta salam tak lupa kita panjatkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. yang selalu kita nantikan pertolongannya di akherat kelak.
Yang kedua, saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Ibu Guru serta teman – teman yang telah memperkenankan saya untuk menyampaikan pidao ini. Pidato yang akan saya sampaikan berjudul “Lestarikan Budaya Bangsa Kita !”.
“Mengapa saya mengambil judul tersebut,?” karena sering budaya bangsa kita diklaim atau diakui oleh Negara lain. Contohnya Malaysia, Malaysia sering sekali membuat masalah dengan Negara kita. Bukan hanya mengambil pulau – pulau kecil Negara kita, tetapi Malaysia juga mengklaim Tari Pendet yang berasal dari Bali, juga alat musik Angklung. Bila dibiarkan saja budaya bangsa kita akan sirna.
Ayolah.! Kita sebagai Generasi Muda Bangsa yang akan membawa nama baik bangsa Indonesia semestinya menjaga dan melestarikan budaya asli bangsa kita agar tetap menjadi kebanggaan  bangsa INDONESIA.
Sekian pidato dari saya. Semoga dari pidato tadi dapat kita ambil hikmahnya sehingga bermanfaat bagi hidup kita.
Saya mohon maaf jika ada kata ataupun kalimat yang tidak berkenan di hati anda.
Sekian dan Terima kasih
Wassalamualaikum wr.wb